Juara The International 9

      No Comments on Juara The International 9

The International 9 (Hari Terakhir): Dua kali menjadi juara, OG membuat sejarah baru

jadwal the international 9 hari terakhir agenliga

OG menjadi Juara The International 9 dan menjadi tim pertama yang menjuarai The International dua kali, membuat sejarah dalam Dota 2 dan juga TI.

TI9 telah menjadi salah satu TI terbesar dalam sejarah. Ya, kami mungkin mengatakan itu setiap tahun, dan rasanya memang benar setiap TI berjalan. Cluth demi cluth play, megacreep comebacks, meta atau strategi baru membuat TI tahun ini begitu spektakuler untuk diikuti. Bahkan babak penyisihan grup dipenuhi dengan kejutan maupun kekecewaan. Seri Pertama hari terakhir ini mempertemukan 2 tim di final lower bracket antara LGD melawan Liquid.

Lower Bracket Final: PSG.LGD vs Team Liquid (1-2)

Team Liquid memulai hari denan bermain melawan PSG.LGD untuk tiket terakhir di grand final. Meskipun LGD memenangkan game pertama, di game kedua Team Liquid bangkit, dengan kerjasama tim yang menakjubkan dan mengambil keputusan yang tepat pada setiap pertarungan.

Game dua LGD diatas kertas kelihatannya akan menyapu bersih pertarungan melawan Liquid, tetapi pertahanan high ground dari Liquid tampaknya membuat LGD lengah dan mereka berhasil membalikkan permainan pada menit ke 37 dan LGD mulai tidak bisa melakukan apa-apa di bawah tekanan yang akhirnya kemenangan game dua diraih oleh Team Liquid dan seri ini menjadi imbang 1-1.

LGD tampaknya tidak dapat kembali ke performa terbaik mereka, memasuki game ketig, kesalahan demi kesalahan yang tidak biasa sejak awal memberi Team Liquid keunggulan atas gold & exp. Dengan mudahnya, Team Liquid kemudian menutup game tiga ini dalam waktu 36 menit dan melaju untuk menghadapi OG di Grand Final.

Dengan kemenangan Team Liquid, sejarah baru akan dicatat dalam kejuaraan TI dengan satu-satunya tim yang pernah memenangkan kejuaraan ini sebanyak dua kali (Team Liquid merupakan juara TI7 dan OG merupakan juara TI8).

Grand Final: OG vs Team Liquid (3-1)

Game 1

Di game pertama, Team Liquid memilih hero Meepo untuk ‘w33’ lagi. Mereka memegang kendali pada awal permainan, segalanya berjalan baik untuk mereka, bermain sebagai sebuah kelompok dan menggunakan Meepo untuk mengatasi split-push lawan dan memastikan bahwa OG tidak punya cara untuk menekan balik.

OG berhasil memperlambat kekalahan mereka, memukul keras Liquid, dengan beberapa pertarungan yang menguntungkan mereka dan membantu “Spectre” yang dimainkan Ana mendapatkan ruang untuk farm. Setelah Ana siap, sepertinya OG sekarang akan membalikkan keadaan dan mengambil kendali. OG push ke highground Liquid dan menghancurkan semua kecuali satu set barrack di markas Team Liquid. Segalanya tampak berakhir bagi Liquid.

Tapi ternyata tidak. Team Liquid tidak goyah dan terus mendorong maju ke markas OG dan langsung menuju ke singgasana untuk menghancurkan Ancient Throne dan memenangkan pertandingan pertama.

Game 2

OG membantai Team Liquid di game kedua. Memilih hero Monkey King untuk dimainkan Topson di line tengah dan menjadi langkah yang luar biasa bagi OG. Berbeda dengan game pertama dengan permainan cepat dari Liquid mematahkan serangan OG. Game dua ini lebih sering terjadi pertempuran besar 5v5 di awal dan pertengahan pertandingan.

OG terus mendominasi atas Tim Liquid, berusaha untuk terus menekan Liquid dengan mencari kill dan pickoff. OG tidak bermain-main dan langsung push ke base Liquid dan mengakhiri pertandingan dalam waktu 32 menit untuk menyamakan seri ini menjadi 1-1.

Game 3

game 3 og vs liquid juara the international 9

Semuanya tampak buruk untuk Team Liquid di Game 2, game 3 bahkan lebih buruk dari game 2. Pilihan Pugna untuk Topson sangat merepotkan bagi Team Liquid karena mereka terlihat tidak memiliki ide untuk melawan dominasi Topson di line tengah. Pada menit 11 Topson bahkan sudah mendapatkan Ultra Kill.

Dengan serangan konstan, Team Liquid mulai roboh. Koordinasi, permainan tim, dan draft dari OG dieksekusi dengan sempurna, terus menekan dan tidak memberikan Team Liquid ruang untuk bernapas.

Kali ini, hanya butuh 23 menit untuk mengakhiri permainan dan OG unggul 2-1 atas Liquid.

Game 4

game 4 liquid vs og the international 9

Pertarungan hidup mati, Team Liquid  harus mencari cara untuk mengalahkan OG. Dengan waktu istirahat yang sedikit, mereka harus mengasah otak untuk drafting game 4 yang akan dimulai 15 menit mendatang.

OG memulai game 4 ini dengan first pick hero IO, strategi ‘baru’ mereka. Team Liquid berusaha mencari celah dengan mencoba memainkan hero-hero baru seperti Windranger dan Bristleback. Awal pertandingan mungkin memang terlihat cukup bagus untuk mereka. Tetapi kita semua tahu draft game 4 ini cukup buruk untuk mereka. Tidak adanya hero teamfight dan mereka seakan tidak dapat menemukan jawaban lagi untuk game melawan OG. Mungkin sudah cukup lelah dengan memainkan total 7 pertandingan pada hari ini.

Sekali lagi OG mendominasi permainan dan tidak butuh waktu lama untuk mereka untuk meraih kemenangan dan berhasil mempertahankan gelar Aegis of Champions dan membuktikan bahwa mereka berada pada level yang berbeda.

Selamat kepada OG Juara The International 9!

juara the international 9

Perolehan Hadiah dan Ranking The International 9

  • 1. OG ($15,490,252)
  • 2. Team Liquid ($4,425,786)
  • 3. PSG.LGD ($3,064,006)
  • 4. Team Secret ($2,042,670)
  • 5 & 6. VG/EG ($1,191,558)
  • 7 & 8. Infamous/RNG ($851,113)
  • 9 – 12. Mineski/Newbee/TNC Predator/VP ($680,890)
  • 13 – 16. Na’vi/Keen Gaming/Fnatic/Alliance ($510,668)
  • 17 & 18. Chaos/NiP ($85,111)

The International 2020

The International 2020 sudah resmi diumumkan oleh Valve, tahun depan ajang kejuaraan tertinggi Dota 2 akan dipertandingkan di Stockholm, Sweden.

Sampai jumpa tahun depan.

the international 2020 agen judi esports

Oleh: Agen Judi eSports Terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *